KADISDIKBUD TIDAK SIAP UNTUK DIAM
Mengusung semangat kerja nyata, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Serang, H. Ahmad Nuri, mendampingi Walikota Serang, Budi Rustandi, meninjau SDN Ciputat yang terkena banjir pada Kamis, 29 Januari 2026. Peninjauan ini dilakukan sebagai respons cepat pemerintah kota terhadap gangguan infrastruktur pendidikan akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, H. Ahmad Nuri menjelaskan bahwa banjir yang merendam sekolah disebabkan oleh meluapnya saluran air akibat debit air yang tinggi dan posisi sekolah yang berada di dataran rendah. Menurutnya, kondisi ini telah terjadi dua kali dalam setengah bulan terakhir, yang berdampak pada terganggunya aktivitas belajar mengajar di tiga ruang kelas dan area belakang sekolah.
"Langkah antisipasi agar tidak banjir lagi ada dua hal utama. Pertama, perbaikan drainase dilakukan tahun ini. Kedua, kita akan membuat benteng agar air tidak masuk ke dalam kelas, karena serapan air terbesar sebenarnya berasal dari belakang," ujar Nuri di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, sesuai instruksi Walikota Budi Rustandi, eksekusi perbaikan drainase dan benteng penahan air akan dilakukan segera pada tahun anggaran ini. Sementara itu, untuk peningkatan atau peninggian konstruksi bangunan sekolah, rencananya akan dialokasikan pada anggaran tahun depan.
Akibat kejadian ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) sementara waktu dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Nuri menargetkan aktivitas sekolah dapat kembali normal secara tatap muka pada hari Senin mendatang, setelah proses pembersihan total yang dijadwalkan rampung pada hari Jumat.
Di sela-sela peninjauan, Nuri juga menegaskan filosofi di balik slogan "Tidak Siap Untuk Diam" yang menjadi prinsip kerjanya. Slogan tersebut merupakan refleksi panjang dan bentuk penerjemahan dari etos kerja Walikota Serang yang aktif turun langsung ke masyarakat.
"Ini adalah tagline orisinil yang muncul dari ruh pergerakan untuk melayani masyarakat. Masa Walikotanya keliling setiap hari, Kepala Dinasnya diam? Maka saya katakan kami 'tidak siap untuk diam'. Ini adalah semangat jihad, ijtihad, dan mujahadah untuk memastikan pelayanan pendidikan terus berjalan," pungkas Nuri.
Melalui sinergi antara Dinas Pendidikan dan kebijakan Walikota, diharapkan penanganan banjir di SDN Ciputat dapat tuntas segera sehingga kenyamanan belajar siswa kembali terjamin.